Tujuh tahun yg lalu, teringat ketika jarak memisahkan aqu dan suamiqu, begitu beratnya menjalani kisah2 kehidupan masing2..aqu diterima menjadi PNS sebuah Departemen di Kuningan Jakarta Selatan, sementara suamiqu harus menyelesaikan studinya di Jogja..sama2 ga bisa ngalah..aqu belum bisa mutasi karna masih pra-jab, sementara suamiqu jg ga bisa ke Jakarta krn baru sj masuk kuliah masternya..tiap hari selalu telpon dan telpon…ga enak banget ternyata hidup terpisah dengan suami tercinta…setiap hari aqu berdoa, kapan saat nya kami bisa berkumpul lagi..berharap ada keajaiban sesaat…tiap malam sebelum tidur, aqu selalu setel lagu ciptaan dia buat aqu..sebagai penghantar tidurqu…(dari sekian lagu2 ciptaan dia, lagu ini yg paling menyentuh, inget masa2 kita terpisah dulu..hiks..)
Sampai ahirnya aqu memutuskan untuk ikuti saran suamiqu, keluar dari PNS dan hidup bersama di Jogja…Tuhan..jangan pisahkan kami lagi..till death do us part..
" Heart of Indigo "
Girl please..how insensitive..You are not what i see..
It’s irresistibility but you can touch..My restlessheart piled up me much..
Just a couple conversation..Just a talk so that i know why..
You hurt my deepest impulsion..Not to me but my affection..
Why cant i be persist my heart..Im die if we’re apart..
So why you give partition..Knock knock knock..open your door..
Reff :
Try to speak at least to feel..My heart of indigo to you..
Why cant you see with clearness heart..My heart of indigo to you..
Please show me with your eyes..
Oh please dont give me another lies..
Jogja, 9 Juli 2000
(When you made me so worry)